Selasa, 06 Desember 2011

Penyesalan yang berakhir indah

sungguh kali ini ku akhiri dengan kata MENYESAL,awalnya begitu indah kurasa.namun seiring waktu ku tersadar ,seharusnya sedari dulu ku menyadarinya,menyadari bahwa dia datang hanya untuk menyakiti hatiku,ku bagaikan persinggahanya semata yang mudah begitu datang dan pergi,ya tak terasa ku mengenalnya sudah lama,dan saat ini ku menyesal sungguh ku menyesal,andai waktu dapat ku putar,ku tak mau seperti ini termenung memikirkan hal yang seharusnya jauh tidak ku pikirkan,
teringat dulu saat dimana dia memberikan sejuta janji untuku,dia berusaha meyakinkan aku,begitu banyak caranya agar hatiku terbuka untuknya,namun saat itu pintu hati ini sedang tertutup rapat,entah mengapa begitu mudahnya aku percaya dengan omongan gombalnya,ya begitu polosnya aku percaya dengan kata kata bualan tingkat dewanya itu,singkat cerita kita punya panggilan masing2,,,haha jika teringat itu ku ingin tertawa dan begitu malunya jika orang-orang  tau,

dan kelirunya diriku,ku dekat denganya saat aku mempunyai binaan adik-adik yang baru menginjak masa puber,kebanyakan dari mereka masih Smp,sungguh baif rasanya diri ini ...maafkan teteh dek,,,di sisi lain aku pun ingin slalu menahan agar tak jatuh dalam kekecewaan,aku mengajarkan pada adik-adiku jangan pacaran,memang aku tidak pacaran,tetapi mungkin bisa dikatakan mendekati itu...banyak orang memberi tahu ku tentang keburukan sikapnya,dan akhirnya seiring waktu Allah membuka semua keburukan sifatnya,setelah kubuktikan sendiri ternyata memang benar,jauh dari apa yang kubayangkan selama ini..Alhamdulillah ku bersyukur ,tapi di sisi lain sakit hati ini,mengapa semua ini terjadi saat ku mulai membuka hati untuknya,saat ku mulai berharap,
tapi sekali lagi ini bukti tanda Cinta Allah pada hambanya,banyak orang yang menyadarkanku,banyak orang yang selalu mensupotrku,dan ku sangat beruntung dikelilingi sahabat yang selalu mengingatkanku ketika ku mulai salah melangkah,ku bersyukur mempunyai kedua orang tua yang baik,ku bersyukur mempunyai kaka dan teteh yang menyayangiku,dan sekali lagi ku tersadar tanpa sosok seorang ikhwan kini,ku mampu ,ku bisa menghadapi semua,karena perhatian bukan hanya didapat dari seorang ikhwan saja,namun banyak orang-orang di sekeliling kita yang selalu memperhatikan kita,banyak hikmah setelah ku menyesali perbuatanku,
Trimakasih ya Rabbi kau telah membukakan pintu hati ini agar senantiasa berasa dalam jalan yang Engkau ridhoi...
dan kini kusadari bahwa penyesalan itu kini berubah menjadi penyesalan yang indah,karena dibalik ini semua ku banyak mensyukuri nikmat yang telah diberi-Nya,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar